Wednesday, January 25, 2017

MENGENAL HAKEKAT NIKAH

Nikah artinya disatukan, yang disatukan itu HATI-nya, karena hati seorang wanita dan laki-laki itu sama. Yang berbeza itu manusianya - ada laki-laki dan ada peremuan. Baik laki-laki/perempuan, sama-sama dijadikan Allah.

MENGENAL HAKEKAT NIKAH
hakekat nikah
Manusia dari kedua Ibu-Bapak, hatinya langsung ditiupkan Allah ke dalam janin dalam rahim seorang WANITA , pada usia 4 bulan 10 hari. Yang ditiupkan itu bernama RUH - wujudnya adalah sebuah KEBENARAN.

Kebenaran itu terasa ada pada setiap manusia, karena Allah memberikan NIKMAT-RASA-ZAT. Dengan RASA itu dapat kita merasakan sesuatu yang indah bila kita dapat memeliharanya dengan baik. Maka, untuk mewujudkannya perlu peran agama; Undang-Undang Perkawinan HANYA MENGATUR.

Akad-Nikah artinya JANJI NIKAH; artinya seorang LAKI-LAKI akan menjadikan seorang wanita menjadi ISTRINYA; BERJANJI Kepada ALLAH dan RASULNYA guna memeliharanya dengan baik; bukan saja hidup yang layak di dunia, akan tetapi juga akhirat guna menjadikan insan yang bertaqwa kepada Allah SWT.

Karena itu SHALATlah yang DAPAT mencipta suasana tersebut:
Tujuan Nikah:
Dengan demikian tercapailah kehidupan rumah tangga  rukun-damai-sejahtera- bahagia-selamat dunia-akhirat.

UNDERSTANDING THE NATURE/ESSENCE OF MARRIAGE

Versi Bahasa Inggris:

Marriage means that you are in unity, what is being united are the HEARTS, because the hearts of a woman and a man are all alike. The difference is only in their being - namely a man and a woman. Both men and women are created by God.

The human being was created by both their mother and father, whilst their HEARTS originated from God, were breathed into the womb of a WOMAN in their 4 months and 10 days gestation. What is breathed into is called the SOUL - having the form of RIGHTFULNESS.

Such rightfulness can be felt by each mankind, because Allah provided the SUBSTANCE and SENSE of GOODNESS. With such SENSE, we can then feel the beauty of things provided that we are able to take good care of it. To implement it, religion will therefore play an essential role; the Law of Marriage only serves to REGULATE things.
MENGENAL HAKEKAT NIKAH
MENGENAL HAKEKAT NIKAH
Marriage vows is A PLEDGE OF MATRIMONY; which means that a MAN who will make a woman his wedded WIFE, promises UPON GOD and HIS MESSENGER to guard her; not only to live a decent life in this world, but also in the hereafter and to be devoted to God.

Therefore, ONLY SHALAT can create such a situation.
The Objectives of a Marriage:
The harmonious - peaceful - blissful - prosperous domestic life, both for the present and hereafter, can therefore be achieved.

"MANUSIA-MUKMIN=RUH-SHALAT-ALLAH-RASUL-BAITULLAH-AL-QURAN-AYAT-KITAB-IMAN-NUR-NIKMAT= ZAT=RASA"

 ASAL-USUL KEJADIAN MANUSIA


"MANUSIA-MUKMIN=RUH-SHALAT-ALLAH-RASUL-BAITULLAH-AL-QURAN-AYAT-KITAB-IMAN-NUR-NIKMAT= ZAT=RASA"
Firman Tuhan pada surat Ath-Thariq ayat 5 berbunyi:

QS(86)5: "Falyanzhuri-insaanu mimma khuliq(a)."
Artinya: "HENDAKLAH MANUSIA ITU MEMIKIRKAN DARI APAKAH ASAL KEJADIANNYA."

1. Hendaklah MANUSIA itu memikirkan dari apakah asal kejadiannya.

Sabda Nabi SAW:

“A’da ‘aduwwika nafsuka allati baina janbaika” (HR al-Baihaqi).

2. MUSUH YANG PALING PERLU KAMU LAWAN IALAH MUSUH YANG ADA PADA TUBUHMU yakni SEBANGSA HAWA-NAFSU-DUNIA-SYETAN


Kejadian Manusia:

MANUSIA DIJADIKAN oleh ALLAH-BUKAN DARI SAINS DAN TEKNOLOGI.

Karena itu maka:
MANUSIA itu UMAT YANG SATU-TUHANNYA SATU.

QS 21:92- QS 23:52

Mengenal asal-usul SIFAT MANUSIA.

KARENA SIFAT YANG DIMILIKI OLEH MANUSIA; MAKA MEREKA SUKA BERSELISIH;

Lihat firman Tuhan:
QS(10)19, QS(11)118-119, QS(2)213.


Usul Kejadiannya dari Allah:

a) Usul kejadian manusia;

Lihat firman Tuhan:

QS(15)26-28, QS(86)6-7, QS(22)5 dan QS(23)12-16.

ADAM dari TANAH,

MANUSIA dari Adam;

SETERUSNYA dari KEDUA IBU-BAPAK; QS(49)13.


b) RUH LANGSUNG dari ALLAH;

QS(32)9 dan Hadits Rasulullah riwayat Bukhari-Muslim.

Cikal-bakal dari Muhammad;

Hadits qudsi:

"Ana minallah wal mu'minuna minniy."

Artinya:

"AKU DARIPADA ALLAH - MUKMIN ITU DARIPADA AKU."
"Ana minal mu'minina wal mu'minuna minniy."

Artinya:

"AKU BAGIAN DARI MUKMIN DAN MUKMIN DARIPADA AKU."

"Ana min nuurillah wa mu'minuna minniy."
Artinya:

"AKU, NUR ALLAH DAN MUKMIN itu DARIPADA AKU (NUR MUHAMMAD)."

Dalam kitab Hasyiah, al usul, al tsalaasah, Juz I, hal.121 dan 125, karangan Muhammad bin Abdul Wahab.

"Aku jadikan segala sesuatu karena engkau Hai Muhammad, Aku jadikan Engkau karena Aku."


MENGENAL MANUSIA DARI SIFATNYA:

Lihat Firman Tuhan:

QS(100)6, QS70)19-20.

DAMPAK DARI ADANYA SIFAT MANUSIA :

Lihat firman Tuhan: QS(102), QS(103), QS(104).


Mengenal-mengetahui sifat manusia dan sifat ruh, DAPAT di dengar sendiri melalui NIKMAT-ZAT-RASA sehingga dapat DIRASAKAN oleh siapapun-bangsa manapun-negara manapun-dimana-ada beradanya.

Lihat firman Tuhan: QS(64)2.

Dia yang menjadikan kamu, di antaramu (bukan di antara kamu-kamu; artinya dalam tubuh manusia sebatang); ada Yang KAFIR dan ada yang MUKMIN.

a) Mengenal substansi KEKAFIRAN (KEENGKARAN) manusia dapat diketahui melalui nikmat atau zat atau rasa yang disebut sebagai SUARA HATI.

KAFIR itu bahasa Arab- bahasa Indonesia ENGKAR,

Misalnya:

"KITA BARU SAJA MENDENGAR SUARA POSITIF-TIDAK LAMA KITA DENGAR- MUNCUL PULA SUARA NEGATIF;

Lihat Firman Tuhan:

QS(100)6 QS(70)19-20, QS(114).

Jadi, yang kafir itu bukan orang lain; tapi justru di setiap manusia manapun dimana ada berada ada susbtansi kekafiran itu ada padanya.

b) Mukmin itu nama ruh;
abdi fil qalbil mu'miniin; artinya:

Hambaku dalam hati mereka namanya mukmin.
Tidak laki-tidak perempuan; ada dalam setiap laki-perempuan.

Yang laki-perempuan itu manusianya.


SIFAT RUH:

1.Sifatnya siddiq,

2.Amanah,

3.Tabligh,

4.Fathanah.


- Siddiq artinya BENAR.
YANG BENAR ITU DATANG daripada Allah bernama MUKMIN;

TANDANYA:

Tidak pernah dusta. Apabila kita berdusta, berbohong, ajib, ria, iri, dengki, hasut, fitnah, tamak, loba dan sombong; seluruh manusia dapat MENGETAHUI-MENDENGARNYA dan merasakannya melalui nikmat-zat atau rasa yang dikenal sebagai SUARA-HATI tadi.

- Amanah: artinya kepercayaan Allah.

Umpama di waktu shalat, Allah melihat empat rakaat, malaikat melihat empat rakaat; tapi kalau KITA ragu; terasa BARU tiga rakaat; WAJIB ditambah satu rakaat, KARENA 'dia' kepercayaan Allah.

KARENA itu KITA TIDAK DAPAT BEGITU SAJA PERCAYA KEPADA ALLAH, SEBELUM KITA BERJUMPA DENGAN KEPERCAYAAN ALLAH YANG TERSIMPAN DI DALAM DADA KITA MASING-MASING,

SEBENARNYA MUKMIN-RUH ITULAH KEPERCAYAAN ALLAH.

Karena itu apa saja KITA perbuat-yang pernah kita lakukan-TIDAK DAPAT DIDUSTAKAN;

SEBAB,
Allah tidak bertanya kepada mulut, tapi Allah bertanya kepada kepercayaan-Nya.

Itulah SEBABNYA:

"Innallaha la yanzuru ila suarikum wa amwalukum, wa lakin yanzuru ila qulubikum wa a'malikum."

Allah tidak melihat rupamu dan amalmu; hanya melihat pada hatimu dan niat kamu; yang berniat di dalam hati itu yang dilihat oleh Allah.

- Tabligh artinya MENYAMPAIKAN.

Kalau bukan 'dia' (mukmin) yang menyampaikan kepada Allah, tidak akan diterima oleh Allah;
TAPI TENTU TAHU Dimana ALAMATNYA.

- Fathanah:
Artinya, Cerdik dan bijaksana. 'Dia' sangat hati-hati; 'dia' tidak mau menyakiti perasaan orang lain.

Karena itu 'dia' tidak mau terburu-buru berbuat sesuatu-mengata sesuatu-menilai sesuatu,

Segala sesuatu yang dia perbuat, dipikir dulu; apa manfaat dan apa mudharatnya, karena itu: "JANGAN CEPAT DIKATAKAN ITU BENAR ATAU SALAH -TAPI TIMBANG RASA" BAIK-BURUK-MANFAAT-MUDHARATNYA, dalam mengambil kesimpulan sesuatu apapun.


Sebab, boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal dia baik bagimu; boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal dia buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengeta

Monday, January 23, 2017

MOTIVASI : ARE YOU READY FOR THE FUTURE ??? SIAPKAH ANDA MENGHADAPI MASA DEPAN ???

Oleh : Bpk. Pambudi Sunarsihanto
Direktur Human Capital Citibank Indonesia

Ada sebuah perusahaan bernama Garmin. 

Mereka memproduksi GPS navigation system yang banyak dipasang di mobil mobil. 
Hasil gambar untuk gps
Dan pada saat itu angka penjualan mereka naik pesat selama bertahun tahun.

Tetapi ternyata tidak lama kemudian, bencana itu datang ...

Dan ternyata dunia dibanjiri smart phone.

Tiba tiba orang tidak membeli lagi Garmin GPS system buat mobil lagi.

Penjualan mereka pun turun drastis.

Bencana ...bencana ... bencana ...???

Bencana yang sama pernah dialami Kodak pada saat orang tidak mencetak photo lagi, dialami Nokia pada saat orang tidak menggunakan telephone untuk komunikasi dengan voice (suara) lg,
dialami Blackberry pada saat orang tidak messaging menggunakan BBM lagi, 
dialami perusahaan perusahaan minyak pada saat kita menginginkan alat transportasi yang ramah lingkungan, dialami kantor kantor cabang bank pada saat pelanggan tidak mau lagi ke cabang (dan lebih suka menggunakan ATM dan mobile banking), 
dialami bus bus malam pada saat pelanggan lebih suka naik pesawat dengan selisih harga yang sedikit ... 
Contohnya sudah cukup banyak ???
Atau saya harus menyebutkan belasan contoh lagi ???

Karena memang perubahan itu sedang terjadi di mana mana, di semua bidang, di semua industri, di semua negara.

The world has changed. 
The world is changing. 
And the world will continue to change ...

Charles Darwin ... dalam penelitian di pulau Galapagos menemukan sesuatu yang menarik.

By the way, saya tidak percaya evolusi, tapi saya percaya pada kesimpulan Darwin yang ini, "Bahwa makhluk yang paling sukses bukannya yang paling kuat, tetapi yang mampu bertahan dengan perubahan"

Kalau kita sesuaikan dengan context jaman sekarang ternyata bukan manusia yang paling kuat yang paling sukses, bukan manusia yang paling cakep yang paling sukses, dan bahkan 
bukan yang paling pintar yang sukses (makanya juara juara 1 di sekolah kita dulu sering kali bukan menjadi yang paling sukses dalam kehidupan).

Ternyata yang paling sukses adalah yang paling mampu bertahan menyesuaikan diri dengan perubahan.

Nah pada saat Kodak dan Nokia mobile phone tidak mampu bertahan, ternyata ceritanya Garmin lain banget.

Ternyata meskipun waktu itu mereka jaya dengan product product GPS, Garmin sudah menyiapkan product product dan inovasi di bidang lain... yaitu gadget gadget untuk alat kesehatan dan fitness.

Jadi ternyata pada saat angka penjualan GPS system turun, mereka langsung ganti focus dan mengencangkan penjualan gadget untuk fitness and health.

Tidak lama kemudian angka penjualan pun meroket lagi. 

Wow !!!

Why ???
Because they are ready for the future !!!
Karena mereka siap menghadapi masa depan.

Apakah Nokia mobile phone ready ??? No, they are not.

Apakah Blackberry ready ??? NO.

Apakah bus bus malam ready ??? No.

Apakah perusahaan perusahaan minyak ready ??? No.

Padahal perusahaan perusahaan itu mungkin dulu lebih jaya dan lebih kaya daripada Garmin.

Tetapi mereka tidak ready. 
Dan mereka tidak mampu beradaptasi dengan perubahan !!!

By the way, ini bukan hanya berlaku pada perusahaan, ternyata ini juga berlaku pada diri kita dan karier kita.

Dan juga untuk karier anak anak kita kelak nanti.

Sebaik apapun profesi yang kita tekuni, bidang yang kita jalani, dan industry di mana kita bekerja tetap saja ada resiko yang mengancam karier kita.
Tidak ada yang pasti dalam karier kita.

So please, jangan pernah complain kepada perusahaan atau kepada atasan kita dengan mengatakan,"Saya merasa tidak ada kepastian dengan karier saya di perusahaan ini"

Well, let me tell you, tidak akan pernah ada kepastian! 

Kalau anda bagus anda akan maju, kalau tidak ya anda tidak akan pernah dipromosi. 
It is easy as that. 
Jangan mengharapkan kepastian.

Belasan tahun lalu banyak teman saya mendaftar ke Teknik Sipil dan berharap bahwa mereka akan menjadi Insinyur Pembangunan, pada saat lulus ternyata ada krisis moneter dan pembangunannya di rem. 
Kebingungan mereka.

Beberapa tahun lalu anak anaknya teman teman saya pada mendaftar jurusan perminyakan, karena bapaknya pada kaya kerja di perusahaan minyak. 

Sekarang mereka lulus, dan ternyata tidak ada perusahaan minyak yang merekrut. 

Boro-boro merekrut, karyawan yang ada saja di PHK.

Sekarang lulusan perminyakan banyak yang mendaftar jadi agen penjualan asuransi (which is great, berarti mereka punya plan 

Kalau anda sekarang jadi teller, siap siap bahwa jumlah teller yang dibutuhkan akan turun (karena  banyak yang lebih suka ke ATM atau via Mobile Banking).

*Kalau anda kuliah kedokteran siap siaplah bahwa mungkin pendapatan dokter di masa depan akan tidak sebanyak masa lalu.*

Always always ... siap siap dan mempelajari trend dan bersiap untuk masa depan dengan mempelajari hal baru dan menambah differentiator anda.

Resep Rahasia dari NTT. : Mengobati Gagal Ginjal, kanker lidah sampai pemulihan eks Pecandu Narkoba.

Ternyata Hanya Butuh 3 Bahan saja.


Sumber (Dwi Wahyono)


Tempo hari saat saya tugas ke NTT saya lihat Kepala Kejaksaan Tinggi NTT pak John Walingson Purba terlihat segar bugar bersih putih kulitnya serta sehat sekali.


Saya bertegur sapa dengan beliau "Bapa tampak sehat sekali Pak ".


Kemudian beliau brceritera :


"Ya, dahulu memang saya sakit Gagal Ginjal serta saya harus bersihkan darah. Bahkan juga Asam Urat saya mencapai 14. Dokter pun sudh angkat tangan dengan penyakit saya ini. Tetapi sekarang saya sembuh total hanya dengan mengkonsumsi ramuan yang diberikan oleh Sinshe saya.

Resep Rahasia dari NTT. : Mengobati Gagal Ginjal, kanker lidah sampai pemulihan eks Pecandu Narkoba.
Resep Rahasia dari NTT. : Mengobati Gagal Ginjal, kanker lidah sampai pemulihan eks Pecandu Narkoba.
Ramuan itu yaitu:


1. 11 (sebelas) siung Bawang putih tunggal.


2. 2 (dua) siung bawang Bombay.


3. 3 (tiga) buah jeruk nipis (bukan jeruk lemon)


Ketiga bahan itu diblender semua jadi satu. Jeruk nipisnya diblender seluruhnya beserta kulit serta biji-bijinya sekalian. Nah ramuan herbal tersebut dikonsumsi satu hari 3 x 1 sendok makan, sebelum makan. Walhasil pak Kajati sembuh total dari penyakit gagal ginjalnya itu serta ramuan tersebut yang ditularkan kepada kami Tim Inspeksi Umum dari Jakarta.


Kata beliau sang Shinse nya berpesan bila sudah sakit apapun mengkonsumsi ini bakal sehat. Sekalipun dokter telah memvonis tidak bakalan sembuh.


Pulang dari Kupang pak Irmud Intel Pidsus Tjahyo Aditomo langsung bikin ramuan itu serta walhasil seluruh keluhannya hilang. Rasa kantuk yang senantiasa melanda waktu jam-jam kerja jadi hilang. Begitupun linu-linu di tangan beliau.


Juga punya anak yang divonis dokter mengalami gejala Kanker Lidah.


Tetapi ajaib sudah mengkonsumsinya jadi sembuh sama sekali.


Satu lagi Pemeriksa Datun bu Riama Sihite mempunyai pembantu eks pecandu narkoba. Tekanan darahnya selalu diatas 200/100. Tiap-tiap bangun pagi selalu tidak dapat langsung duduk serta harus pelan-pelan untuk bisa duduk.


Lalu sang pembantu itu membuat ramuan dan dikonsumsinya. Dan sekarang sdh sehat kembali


**Seemoga bermanfaat**


Saat diblender tidak perlu ditambah air.

Sunday, January 22, 2017

CARA MENGENAL ALLAH

Syeikh Ahmad Arifin berpendapat bahwa setiap yang ada pasti dapat dikenal dan hanya yang tidak ada yang tidak dapat dikenal. Karena Allah adalah zat yang wajib al-wujud yaitu zat yang wajib adanya, tentulah Allah dapat dikenal, dan kewajiban pertama bagi setiap muslim adalah terlebih dahulu mengenal kepada yang disembahnya, barulah ia berbuat ibadah sebagimana sabda Nabi :

أَوَلُ الدِّيْنِ مَعْرِفَةُ اللهِ

"Pertama sekali di dalam agama ialah mengenal Allah
CARA MENGENAL ALLAH
CARA MENGENAL ALLAH
Kenallah dirimu, sebagaimana sabda Nabi SAW

مَنْ عَرَفَ نَفْسَهُ فَقَدْ عَرَفَ رَبَّهُ وَمَنْ عَرَفَ رَبَّهُ فَسَدَ جَسَدَهُ

“Barangsiapa yang mengenal dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya, dan barangsiapa yang mengenal Tuhannya maka binasalah (fana) dirinya.

Lalu diri mana yang wajib kita kenal? Sungguhnya diri kita terbagi dua sebagaimana firman Allah dalam surat Luqman ayat 20 :



وَأَسْبَغَ عَليْكُمْ نِعَمَهُ ظَهِرَةً وَبَاطِنَةً



Artinya : Dan Allah telah menyempurnakan bagimu nikmat zahir dan nikmat batin.



Jadi berdasarkan ayat di atas, diri kita sesungguhnya terbagi dua:



1.      Diri Zahir yaitu diri yang dapat dilihat oleh mata dan dapat diraba oleh tangan.



2.      Diri batin yaitu yang tidak dapat dipandang oleh mata dan tidak dapat diraba oleh tangan, tetapi dapat dirasakan oleh mata hati. Adapun dalil mengenai terbaginya diri manusia



Karena sedemikian pentingnya peran diri yang batin ini di dalam upaya untuk memperoleh pengenalan kepada Allah, itulah sebabnya kenapa kita disuruh melihat ke dalam diri (introspeksi diri)  sebagimana firman Allah dalam surat az-Zariat ayat 21:



وَفِى اَنْفُسِكُمْ اَفَلاَ تُبْصِرُوْنَ



Artinya : Dan di dalam diri kamu apakah kamu tidak memperhatikannya.







Allah memerintahkan kepada manusia untuk memperhatikan ke dalam dirinya disebabkan karena di dalam diri manusia itu Allah telah menciptakan sebuah mahligai yang mana di dalamnya Allah telah menanamkan rahasia-Nya sebagaimana sabda Nabi di dalam Hadis Qudsi :



بَنَيْتُ فِى جَوْفِ اِبْنِ آدَمَ قَصْرًا وَفِى الْقَصْرِ صَدْرً وَفِى الصَّدْرِ قَلْبًا وَفِى الْقَلْبِ فُؤَادً وَفِى الْفُؤَادِ شَغْافًا وَفِى الشَّغَافِ لَبًّا وَفِى لَبِّ سِرًّا وَفِى السِّرِّ أَنَا (الحديث القدسى)



Artinya: “Aku jadikan dalam rongga anak Adam itu mahligai dan dalam mahligai itu ada dada dan dalam dada itu ada hati (qalbu) namanya dan dalam hati (qalbu) ada mata hati (fuad) dan dalam mata hati (fuad) itu ada penutup mata hati (saghaf) dan dibalik penutup mata hati (saghaf) itu ada nur/cahaya (labban), dan di dalam nur/cahaya (labban) ada rahasia (sirr) dan di dalam rahasia (sirr) itulah Aku kata Allah”. (Hadis Qudsi)



Bagaimanakah maksud hadis ini? Tanyalah kepada ahlinya, yaitu ahli zikir, sebagaimana firman Allah dalam surat an-Nahal ayat 43 :



فَاسَئَلُوْا أَهْلَ الذِّكْرِ اِنْ كُنْتُمْ لاَتَعْلَمُوْنَ



Artinya: “Tanyalah kepada ahli zikrullah (Ahlus Shufi) kalau kamu benar-benar tidak tahu.”



            Karena Allah itu ghaib, maka perkara ini termasuk perkara yang dilarang untuk menyampaikannya dan haram pula dipaparkan kepada yang bukan ahlinya (orang awam), seabagimana dikatakan para sufi:



وَلِلَّهِ مَحَارِمٌ فَلاَ تَهْتَكُوْهَا




Artinya: “Bagi Allah itu ada beberapa rahasia yang diharamkan membukakannya kepada yang bukan ahlinyah”.

MU’JIZAT MERAWAT ORANG TUA

Uang bisa dicari,

llmu bisa digali,

Tapi kesempatan : untuk mengasihi orang tua takkan terulang lagi

Ketika anak  menemukan jodohnya, dan mendapatkan wanita cantik yang berhasil merebut seluruh hatinya, tidak jarang orang yang pertama menjadi musuh si Anak adalah orang tuanya sendiri._
MU’JIZAT MERAWAT ORANG TUA
MU’JIZAT MERAWAT ORANG TUA
Orang tua yang semula begitu mulia, mendadak terasa menjadi sangat cerewet, dan menjadi sumber masalah rumah tangga. Apalagi bila si anak (laki²) tidak berhasil menyatukan hati istrinya dengan ibundanya.

Padahal, *anak² yang merawat orang tuanya sampai wafat, kebanyakan di cintai Alloh*, hal itu tercermin dalam karir hidupnya di Dunia, dan mereka cenderung menjadi orang yang sukses.

*Mu’jizat Orang Tua, dapat kita temukan dalam sejarah hidup seorang sahabat di bawah ini 😗

          *–o0o–*

Ketika ibu dari Iyas bin Orang tua yang semula begitu mulia, mendadak terasa menjadi sangat cerewet, dan menjadi sumber masalah rumah tangga. Apalagi bila si anak (laki²) tidak berhasil menyatukan hati istrinya dengan ibundanya.

Padahal, *anak² yang merawat orang tuanya sampai wafat, kebanyakan di cintai Alloh*, hal itu tercermin dalam karir hidupnya di Dunia, dan mereka cenderung menjadi orang yang sukses.

*Mu’jizat Orang Tua, dapat kita temukan dalam sejarah hidup seorang sahabat di bawah ini 😗

          *–o0o–*

Ketika ibu dari Iyas bin Muawiyah wafat, *lyas* meneteskan air mata tanpa meratap, lalu beliau ditanya seorang sahabat tentang sebab tangisannya,

Jawabnya, *“Alloh telah membukakan untukku, beberapa pintu untuk masuk syurga, sekarang, satu pintu telah ditutup.”*

Begitulah, orangtua adalah pintu syurga, bahkan pintu yang paling tengah di antara pintu² yang lain.

Nabi Shollallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
*"ORANG TUA adalah PINTU SYURGA YANG PALING TENGAH,* terserah kamu, hendak kamu terlantarkan dia, atau kamu hendak menjaganya.”
(HR Tirmidzi)

Al-Qadhi berkata, "Maksud pintu syurga yang paling tengah, adalah pintu yang *PALING BAGUS dan PALING TINGGI*.

Dengan kata lain, se-baik² sarana yang bisa mengantarkan seseorang ke dalam syurga dan meraih derajat yang tinggi adalah dengan mentaati orangtua dan menjaganya.”

Bersyukurlah jika kita masih memiliki orangtua, karena di depan kita masih ada pintu syurga yang masih terbuka lebar.

Terlebih bila orangtua telah berusia lanjut.

Dalam kondisi tak berdaya, atau mungkin sudah pelupa, pikun dan terkesan cerewet,

atau tak mampu lagi merawat dan menjaga dirinya sendiri, persis seperti bayi yang baru lahir.

*SUNGGUH TERLALU, ORANG YANG MENDAPATKAN ORANG TUANYA BERUSIA LANJUT, TAPI DIA TIDAK MASUK SYURGA, PADAHAL KESEMPATAN BEGITU MUDAH BAGINYA*.

Nabi Shollallahu ‘Alaihi Wasallam.. bersabda, *"Sungguh celaka....., sungguh celaka,… sungguh celaka"*

lalu Seseorang bertanya “Siapakah itu wahai Rosululloh?”
Beliau bersabda, *“Yakni orang yang mendapatkan, salah satu orang tuanya, atau kedua orang tuanya berusia lanjut, namun ia tidak juga bisa masuk syurga.”*
(HR Muslim)

Dia tidak masuk syurga karena tak berbakti, tidak mentaati perintahnya, tidak berusaha membuat senang hatinya, tidak meringankan kesusahannya, tidak menjaga kata²nya, dan tidak merawatnya saat mereka tak lagi mampu hidup mandiri.

*SAATNYA KlNI, KlTA BERKACA DIRI, SUDAHKAH LAYAK KITA DISEBUT SEBAGAI ANAK YANG BERBHAKTI ? SUDAHKAH LAYAK KITA MEMASUKI PINTU SYURGA YANG PALING TENGAH ?*
Muawiyah wafat, *lyas* meneteskan air mata tanpa meratap, lalu beliau ditanya seorang sahabat tentang sebab tangisannya,

Jawabnya, *“Alloh telah membukakan untukku, beberapa pintu untuk masuk syurga, sekarang, satu pintu telah ditutup.”*

Begitulah, orangtua adalah pintu syurga, bahkan pintu yang paling tengah di antara pintu² yang lain.

Nabi Shollallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
*"ORANG TUA adalah PINTU SYURGA YANG PALING TENGAH,* terserah kamu, hendak kamu terlantarkan dia, atau kamu hendak menjaganya.”
(HR Tirmidzi)

Al-Qadhi berkata, "Maksud pintu syurga yang paling tengah, adalah pintu yang *PALING BAGUS dan PALING TINGGI*.

Dengan kata lain, se-baik² sarana yang bisa mengantarkan seseorang ke dalam syurga dan meraih derajat yang tinggi adalah dengan mentaati orangtua dan menjaganya.”

Bersyukurlah jika kita masih memiliki orangtua, karena di depan kita masih ada pintu syurga yang masih terbuka lebar.

Terlebih bila orangtua telah berusia lanjut.

Dalam kondisi tak berdaya, atau mungkin sudah pelupa, pikun dan terkesan cerewet,

atau tak mampu lagi merawat dan menjaga dirinya sendiri, persis seperti bayi yang baru lahir.

*SUNGGUH TERLALU, ORANG YANG MENDAPATKAN ORANG TUANYA BERUSIA LANJUT, TAPI DIA TIDAK MASUK SYURGA, PADAHAL KESEMPATAN BEGITU MUDAH BAGINYA*.

Nabi Shollallahu ‘Alaihi Wasallam.. bersabda, *"Sungguh celaka....., sungguh celaka,… sungguh celaka"*

lalu Seseorang bertanya “Siapakah itu wahai Rosululloh?”
Beliau bersabda, *“Yakni orang yang mendapatkan, salah satu orang tuanya, atau kedua orang tuanya berusia lanjut, namun ia tidak juga bisa masuk syurga.”*
(HR Muslim)

Dia tidak masuk syurga karena tak berbakti, tidak mentaati perintahnya, tidak berusaha membuat senang hatinya, tidak meringankan kesusahannya, tidak menjaga kata²nya, dan tidak merawatnya saat mereka tak lagi mampu hidup mandiri.

*SAATNYA KlNI, KlTA BERKACA DIRI, SUDAHKAH LAYAK KITA DISEBUT SEBAGAI ANAK YANG BERBHAKTI ? SUDAHKAH LAYAK KITA MEMASUKI PINTU SYURGA YANG PALING TENGAH ?*

Friday, May 15, 2015

Apa sih Unsur-unsur Laporan Keuangan ?

Informasi mengenai posisi keuangan suatu perusahaan dapat dilihat pada neraca sedangkan informasi mengenai kinerja perusahaan dapat dilihat pada laporan laba rugi. Untuk memahami apa yang dimaksud dengan posisi keuangan maupun kinerja perusahaan perlu diketahui terlebih dahulu isi atau kandungan informasi apa saja yang ada pada kedua jenis laporan keuangan tersebut. Isi atau kandungan informasi yang terdapat dalam laporan keuangan tersebut akan disusun berdasarkan kriteria tertentu sehingga membentuk kelompok kelompok. Setiap kelompok ini disebut dengan unsur unsur laporan keuangan. Setiap kelompok diberi istilah dan definisi. Istilah istilah ini merupakan bahasa bisnis atau jargon akuntansi. Misalnya dalam neraca terdapat tiga kelompok besar yaitu aset, kewajiban dan ekuitas. Sedangakn di dalam laporan laba rugi dikenal dua kelompok besar yaitu penghasilan dan beban.

Menurut Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan (IAI, 2004, hal.12-20) ditetapkan bahwa unsur yang berkaitan secara langsung dengan pengukuran posisi keuangan ialah aset, kewajiban dan ekuitas. Unsur yang berkaitan dengan pengukuran kinerja dalam laporan laba rugi ialah penghasilan dan beban.

1. Aset

Aset ialah sumberdaya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan dari mana manfaat ekonomi di masa depan diharapkan akan diperoleh perusahaan. Aset digolongkan menjadi aset lancar, aset tetap dan aset lainlain.

Aset lancar ialah kas dan aset lain yang diperkirakan dapat dikonversi menjadi uang kas, dijual atau dikonsumsi baik dalam jangka waktu satu tahun atau dalam siklus operasi, mana yang lebih panjang. Aturan pada umumnya juga menyebutkan bahwa jika suatu aset dapt diubah menjadi kas atau digunakan untuk membayar kewajiban lancar dalam kangka waktu satu tahun atau siklus operasi, mana yang lebih panjang maka aset itu diklasifikasi sebagai lancar.

Aset tetap ialah aset dimiliki tidak untuk dijual kembali, digunakan untuk operasi perusahaan dan mempunyai manfaat ekonomis lebih dari satu tahun atau siklus operasi normal. 

Aset lain-lain ialah aset yang tidak memenuhi sifat sebagai aset lancar dan aset tetap.

2. Kewajiban

Kewajiban merupakan utang perusahaan masa kini yang timbul akibat dari peristiwa masa lalu, penyelesaiannya diharapkan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya perusahaan yang mengandung manfaat ekonomi. Kewajiban digolongkan menjadi kewajiban jangka pendek, kewajiban jangka panjang dan kewajiban lainlain.

Kewajiban jangka pendek atau kewajiban lancar ialah kewajiban yang diperkirakan dapat dilikuidasi atau dilunasi dalam jangka waktu satu tahun atau kurang baik melalui penggunaan aset lancar ataupun dengan penciptaan kewajiban lancar lain.

Kewajiban jangka panjang ialah kewajiban yang diperkirakan secara layak akan dilikuidasi atau dilunasi dalam jangka waktu lebih dari satu tahun. Kewajiban lain lain ialah kewajiban yang tidak memenuhi sifat baik sebagai kewajiban jangka pendek ataupun sebagai kewajiban jangka panjang.

3. Ekuitas

Ekuitas ialah hak residual atas aset perusahaan setelah dikurangi semua kewajiban. Ekuitas biasanya disebut juga dengan net assets (aset bersih). Untuk perusahaan perorangan ekuitas mencerminkan modal yang diinvestasikan oleh pemiliknya ke dalam perusahaan yang dia dirikan. Ekuitas untuk perusahaan persekutuan terdiri dari modal yang ditanamkan oleh sekutu sekutu yang mendirikan perusahaan. Modal perseroan terdiri dari saham saham yang dimiliki oleh investor perusahaan tersebut. Sedangkan untuk koperasi ekuitas terdiri dari simpanan anggota.

4. Penghasilan (income)

Penghasilan (income) ialah kenaikan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk pemasukan atau penambahan aset atau penurunan kewajiban yang mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanam modal. Penghasilan (income) meliputi:

a. Pendapatan (revenue) timbul dari pelaksanaan aktivitas perusahaan yang biasa dan dikenal dengan sebutan antara lain penjualan, penghasilan jasa (fees), bunga, dividen, royalty dan sewa
b. Keuntungan (gains) timbul dan tidak timbul dari pelaksanaan aktivitas perusahaan yang biasa. Keuntungan (gains) mencerminkan kenaikan manfaat ekonomi. Contoh pos yang timbul dalam penghasilan aset tak lancar akibat penilaian kembali atau pelepasan investasi.

5. Beban (expenses)

Beban (expenses) ialah penurunan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk arus keluar atau berkurangnya aset atau terjadinya kewajiban yang mengakibatkan penurunan ekuitas yang tidak menyangkut pembagian kepada penanam modal. Beban mencakup:

a. Beban yang timbul dalam pelaksanaan aktivitas perusahaan biasa meliputi misalnya beban pokok penjualan, gaji, penyusutan. Beban ini berbentuk arus keluar atau berkurangnya aset seperti kas dan setara
kas, persediaan dan aset tetap.

b. Kerugian mencerminkan pos lain yang memenuhi definisi beban yang mungkin timbul atau mungkin tidak timbul dari aktivitas perusahaan yang biasa. Contoh misalnya kerugian akibat kebakaran, bencana alam dan penurunan nilai aset